Ingin Usaha Anda Kami Liput?
Pasang Iklan disini
Bisnis

24 Jam di Batu Aji: Hidden Gem Batam yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan!

batambisnis.com – Batu Aji, sebuah kecamatan yang terletak di bagian barat daya Kota Batam, mungkin bukan destinasi wisata yang pertama kali muncul di benak para pelancong. Namun, siapa sangka, kawasan yang dikenal sebagai kawasan industri ini menyimpan sisi lain yang menarik untuk dijelajahi. Dengan kombinasi antara kehidupan lokal yang dinamis, kuliner yang menggoda, dan sudut-sudut alami yang belum banyak tersentuh, menghabiskan 24 jam di Batu Aji bisa menjadi pengalaman yang unik dan berkesan.

Pukul 07.00 – Sarapan Sambil Menyerap Energi Pagi

Hari dimulai dengan udara segar khas Batam yang masih bersih dari polusi pagi. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai hari selain sarapan dengan makanan khas Melayu di warung-warung pinggir jalan. Salah satu pilihan favorit adalah lontong sayur atau nasi lemak yang dijajakan di sekitar Pasar Fanindo. Pasar ini menjadi pusat aktivitas warga, terutama di pagi hari. Suasana yang ramai dan interaksi antar warga memberikan gambaran nyata kehidupan masyarakat Batu Aji.

Pukul 09.00 – Menyusuri Taman Rusa Sekupang

Walaupun secara administratif masuk Sekupang, Taman Rusa berada cukup dekat dari Batu Aji dan bisa dicapai dalam waktu sekitar 20 menit. Tempat ini menjadi alternatif untuk bersantai sambil menikmati alam. Taman ini cocok untuk berjalan kaki ringan sambil menikmati udara segar dan melihat rusa-rusa yang jinak. Kegiatan ini memberikan nuansa alam yang menenangkan di tengah kesibukan kota industri.

Pukul 11.00 – Kembali ke Batu Aji, Menyapa Warga dan Melihat Aktivitas Lokal

Setelah menyegarkan diri di Taman Rusa, kembali ke Batu Aji untuk menyusuri gang-gang kecil di Perumahan Marina atau Aviari. Di sini, suasana perumahan sangat hidup. Anak-anak bermain di jalanan, ibu-ibu duduk di teras rumah berbincang santai, dan pedagang keliling berlalu-lalang dengan dagangan mereka. Ini adalah momen terbaik untuk melihat wajah asli dari Batu Aji — bukan sebagai kawasan industri semata, tetapi sebagai tempat tinggal ribuan keluarga dengan dinamika sosial yang unik.

Pukul 13.00 – Makan Siang dengan Cita Rasa Nusantara

Waktu makan siang tiba, dan Batu Aji punya banyak pilihan. Salah satu tempat yang direkomendasikan adalah rumah makan padang atau warung seafood di sekitar kawasan SP Plaza atau dekat Perumahan Cipta Asri. Makanan seperti gulai ikan, ayam pop, hingga cumi-cumi sambal hijau selalu menggoda lidah. Tidak ketinggalan es teh manis yang menyegarkan di tengah cuaca Batam yang biasanya panas dan lembap.

Pukul 15.00 – Istirahat atau Ngopi di Warung Kopi Lokal

Sore hari adalah waktu yang tepat untuk bersantai. Batu Aji memiliki banyak warung kopi dan kafe lokal yang sederhana namun nyaman. Warung kopi seperti Kopitiam di dekat Ruko Newton atau warkop pinggir jalan di Tembesi menjadi tempat berkumpulnya para pekerja, sopir, dan warga lokal. Sambil menikmati kopi O atau teh tarik, Anda bisa bercengkerama dengan warga, mendengar cerita mereka, atau hanya sekadar menikmati hiruk-pikuk lalu lintas ringan yang khas.

Pukul 17.00 – Menikmati Senja di Tanjung Gundap

Menjelang matahari terbenam, tidak ada salahnya menjelajah lebih jauh sedikit ke arah Tanjung Gundap, sebuah kawasan pesisir di sisi selatan Batu Aji. Tempat ini relatif sepi, namun menyimpan pemandangan laut yang indah dan tenang. Dari sini, Anda bisa melihat kapal-kapal besar melintas di Selat Singapura dan cahaya matahari yang mulai turun perlahan di balik cakrawala. Ini adalah waktu kontemplatif, ideal untuk merenung sambil menyatu dengan alam.

Pukul 19.00 – Makan Malam dengan Seafood Segar

Setelah puas menikmati senja, kembalilah ke pusat Batu Aji untuk makan malam. Salah satu pilihan terbaik adalah warung seafood kaki lima atau rumah makan seperti “Dapoer Mak Ijah” yang menawarkan hasil laut segar dengan harga terjangkau. Udang bakar madu, kepiting saus Padang, atau ikan bakar dengan sambal kecap menjadi menu yang sayang untuk dilewatkan.

Pukul 21.00 – Menikmati Hidup Malam yang Tenang

Tidak seperti pusat Batam seperti Nagoya atau Batam Center yang hiruk-pikuk di malam hari, Batu Aji menawarkan suasana malam yang tenang. Sebagian besar warga mulai kembali ke rumah, dan jalanan mulai lengang. Namun, masih ada beberapa kafe kecil atau warung tenda yang tetap buka hingga larut, cocok untuk menghabiskan malam sambil menikmati angin malam.

Pukul 23.00 – Menginap di Penginapan Lokal atau Homestay

Jika Anda ingin bermalam, Batu Aji memiliki beberapa penginapan sederhana dan homestay. Hotel budget seperti RedDoorz atau OYO bisa jadi pilihan ekonomis. Kamar yang bersih dan nyaman sudah cukup untuk melepas lelah setelah seharian berkeliling.

Pukul 06.00 – Selamat Pagi, Batu Aji

Pagi berikutnya, suara burung dan aktivitas warga yang mulai hidup kembali menyambut hari. Pengalaman 24 jam di Batu Aji mungkin sederhana, tapi penuh makna. Bukan sekadar tempat singgah, Batu Aji menawarkan potret kehidupan urban Batam yang ramah, dinamis, dan penuh rasa.

Daslan Manurung
Author: Daslan Manurung

I am a Content Creator and Internet Marketer in Batam.

Show More

Daslan Manurung

I am a Content Creator and Internet Marketer in Batam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button